Selasa, 22 Desember 2015


Cara Menentukan Waktu Pengendalian Wereng yang Tepat

Written By Admin on 11 Juli 2014 | 08.47

Gambar Wereng

Hama wereng pada padi telah menyebabkan puso/kegagalan panen yang sangat merugikan petani. Kegagalan panen ini seringkali diakibatkan oleh ketidaktahuan petani tentang cara pengendalian wereng pada padi yang tepat, termasuk kapan waktu pengendalian wereng yang paling optimal. Karena hama ini memiliki karakteristik yang khas, keterlambatan perlakuan akan mengurangi efektifitas pengendalian dan menyebabkan kegagalan.

Penentuan waktu pengendalian wereng dilakukan dengan menentukan puncak kedatangan wereng imigran. Hal ini dilakukan dengan pemasangan lampu perangkap pada hamparan penanaman padi. Dari wereng yang terperangkap, dihitung dan diamati jumlah wereng terbanyak yang tertangkap setiap malamnya.

Menurut Prof. Baehaki seperti dikutip dari Abdi Tani, disaat terjadi puncak populasi imigran awal, maka hal ini di catat sebagai generasi 0 (G0). Oleh karena itu, pada 25-30 hari kemudian akan menjadi imago wereng generasi ke-1 (G1). Kemudian 25-30 hari berikutnya akan menjadi imago wereng generasi ke-2 (G2), dan 25-30 hari berikutnya akan menjadi imago wereng gererasi ke-3 (G3). Dengan hasil identifikasi seperti itu, maka pengendalian wereng sebaiknya dilakukan pada saat ada imigran makroptera G0 dan saat G1, yaitu nimfa-nimfa yang muncul dari wereng imigran. Baehaki menekankan untuk menuntaskan pengendalian itu pada G1, atau paling lambat hingga G2. Karena, jika pengendalian dilakukan pada G3, maka tidak akan berhasil.

Selain itu pengendalian harus secepatnya dilakukan apabila serangan telah melewati ambang ekonomi wereng, yaitu 4 ekor/rumpun pada fase vegetative dan 7 ekor/rumpun pada fase generative. Puso akan terjadi apabila jumlah wereng telah mencapai 20 ekor/rumpun.

Pengendalian tersebut lebih dianjurkan dengan menggunakan insektisida yang berbahan aktif imidakloprid, fipronil, theametoxan, buprofezin dan insektisida butiran.

Cara penyemprotannya juga harus tepat. Waktu penyemprotan yang terbaik adalah pukul 08.00 hingga menjelang pukul 11.00, setelah air embun mulai hilang dan sebelum terik matahari menyengat. Saat matahari menyengat wereng akan bersembunyi sehingga kesulitan untuk kontak dengan insektisida. Penyemprotan dapat dilanjutkan sore hari. Cara aplikasinya adalah dengan penyemprotan pada pangkal batang padi, tidak hanya dari atas tanaman. Karena wereng biasa menetap pada pangkal batang.

Puncak populasi imigran wereng juga dapat digunakan untuk menentukan waktu persemaian padi yang tepat. Menurut Baehaki, bila datangnya wereng tidak tumpang tindih antar generasi, maka persemaian sebaiknya dilakukan pada 15 hari setelah puncak imigran tersebut tapi jika terjadi tumpang tindih generasi, maka akan terjadi bimodal atau dua puncak. Sehingga waktu persemaiannya lebih baik dilakukan 15 hari setelah puncak imigran ke-2. Waktu persemaian yang tepat membantu menciptakan kondisi yang tidak disukai oleh wereng dengan pembatasan makanan. Tetapi tentu saja pengenalian ini tetap harus dipadukan dengan penanaman serentak dalam satu kawasan agar dapat memutus siklus hidup wereng.

Semoga bermanfaat 
 0 3 0 108

TIDAK ADA KOMENTAR:

POSKAN KOMENTAR





Teknik Perkecambahan Benih Pepaya E-mail
Sampai saat ini perbanyakan tanaman pepaya adalah secara generatif, yaitu dengan menyemaikan biji dari buah yang sudah masak. Perbanyakan secara vegetatif masih sulit dilaksanakan, kalaupun bisa yaitu dengan cara mencangkok batang,dan kultur jaringan tetapi tidak efisien untuk penyediaan bibit dalam jumlah besar. Satu-satunya cara yang mudah dilakukan adalah dengan menggunakan biji, karena dari satu buah bisa diperoleh biji dalam jumlah banyak. Biji tersebut dapat langsung di tanam di kebun atau dapat di semaikan terlebih dulu. Cara perkecambahan biji pepaya yang sudah mengalami penyimpanan dalam bentuk kering ada bermacam-macam. Mengingat sifat biji tanaman pepaya sangat peka terhadap pengaruh suhu dan kelembaban maka di sarankan dalam mengecambahkan benih dilakukan secara hati-hati. Perkecambahan benih pepaya ternyata juga dipengaruhi cahaya, suhu dan kelembaban. Benih pepaya memerlukan cahaya untuk berkecambah karena berhubungan dengan suhu. 

Perkecambahan dan penyemaian biji pepaya dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut :
A. Perkecambahan menggunakan kertas tisu atau kain yang lembab
  1. Biji pepaya direndam semalam menggunakan air hangat kuku. 
  2. Setelah dibiarkan selama satu malam kemudian di ambil biji yang bernas (biji yang tenggelam dalam air), selanjutnya di cuci dan ditiriskan menggunakan saringan.
  3. Menyiapkan kertas tisu atau kain yang basah/lembab, selanjutnya biji di bungkus menggunakan tisu tersebut dan semprot menggunakan air agar terjaga kelembaban biji. 
  4. Masukan biji yang sudah dibungkus tadi ke dalam petridis atau plastik klip dan tutup rapat.
  5. Letakkan di tempat yang terkena cahaya langsung, tetapi jangan terlalu terik sinarnya, suhu yang diperlukan untuk perkecambahan biji kurang lebih 30oC
  6. Selanjutnya dijaga kelembaban biji dengan cara disemprot menggunakan air. Setelah kurang lebih 7-12 hari biji pepaya akan mulai berkecambah.
  7. Selanjutnya biji disemai kedalam polybag yang sudah diisi media tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan ( 2 : 1 ).

Langkah-langkah pengecambahan benih dengan metode tissue

B. Perkecambahan menggunakan kantong plastik yang ditiup (modifikasi oksigen) 
  1. Biji pepaya direndam semalam menggunakan air hangat kuku. 
  2. Setelah dibiarkan satu malam kemudian di ambil biji yang bernas (biji yang tenggelam dlm air), selanjutnya di cuci dan ditiriskan menggunakan saringan.
  3. Biji dimasukkan ke dalam kantong plastik berukuran 1 kg kemudian ditiup.
  4. Selanjutnya plastik diikat rapat menggunakan karet, jangan sampai udara yang didalam plasik keluar/ bocor.
  5. Biasanya setelah 7-12 hari biji sudah mulai berkecambah 

Tahapan pengecambahan dengan kantong plastik


C. Perkecambahan di bak persemaian
Biji pepaya direndam semalam lalu disemaikan di bak persemaian selama 15 hari, setelah berkecambah kemudian ditanam di polibag dengan campuran media tanah + pupuk kandang + pasir (1:1:1). Apabila setelah 7-12 hari belum kecambah dapat diberi perlakuan dengan cara:
  1. Merendam kembali biji dengan air hangat 10-30 menit kemudiaan diletakkan kembali pada kertas tisu lembab. Ditunggu antara 3-5 hari biasanya akan berkecambah. 
  2. Selain itu dapat dilakukan penyemprotan dengan larutan KNO3 2% 
  3. terimakasih dan semoga bermanfaat ya

.Download ANY CUT di (Pilih 1 Aja  Tapi Bila Link Rusak Coba Link Lain ) : 

Download Any Cut :
Mediafire - Tusfiles - Sharebast - Google Drive
2.INSTAL ANY CUT

3.CARI ANY CUT DI WIDGET BUKAN DI MENU



4.Tarik Ke HOME SCREEN



5.Buka ANY CUT YANG DI HOME SCREEN TADI



6.PILIH APNs ( YANG KE DUA BUKAN YANG PERTAMA ) TERUS OK

7.CARI ANY CUT DI WIDGET Lagi



8.Tarik Ke HOME SCREEN



9.Pilih Select Subcriptions ( YANG KE DUA BUKAN YANG PERTAMA ) TERUS OK




10.Pilih Widget Select Subcriptions Di Home Screen Tadi



11.Ruim CDMA SUB 1 Hilangkan Centang Nya Terus OK Kalo Ada Notif Lagi OK Lagi AJA



12. SINYAL CDMA Kamu AKAN Hilang , Nah Itu Sinyal CDMA Harus Hilang Kalo Mau Internet GSM

13.AKTIF Kan DATA Sampai Sinyal Data Di GSM Aktif

Nah Silahkan Buka Google ( Buat Tes )





CATATAN :

CARA MENGEM BALIKAN SINYAL CDMA NYA :
1. Buka .Pilih Widget Select Subcriptions Di Home Screen Tadi





2. Centang Lagi Ruim CDMA SUB 1 Dan 



Ane Punya cara yang lebih gampang gan.....

CARA INI TIDAK HARUS HP ROOT , JADI HP TIDAK ROOT JUGA BISA CARA INI

1. Download Andromax Tool



2. Instal Andromax Tool

3. Buka Andromax Tool Di Menu


4. Pilih Select SIM


5. Ruim CDMA SUB 1 Hilangkan Centang Nya Terus OK Kalo Ada Notif Lagi OK Lagi AJA


6. SINYAL CDMA Kamu AKAN Hilang , Nah Itu Sinyal CDMA Harus Hilang Kalo Mau Internet GSM

7. AKTIF Kan DATA Sampai Sinyal Data Di GSM Aktif

Nah Silahkan Buka Google ( Buat Tes )


Jika

JIKA CARA DI ATAS KURANG JELAS SILAHKAN LIHAT VIDEO DI BAWAH INI :


CATATAN :

CARA MENGEM BALIKAN SINYAL CDMA NYA :
1. Buka .ANDROMAX TOOL LAGI 
Kemudian Pilih Select SIM > Kemudian Centang Lagi Ruim CDMA

                                                  

2. Centang Lagi Ruim CDMA SUB 1 Dan OK